Saturday, January 23, 2016

Keanekaragaman genetik Genus Dimocarpus

Genus Dimocarpus memiliki dua subspesies yang sudah dibudidayakan yaitu subspesies longan dan subspesies malesianus, masing-masing memiliki varietas. Terdapat tiga tipe longan yang sudah dibudidayakan di Thailand (Subhadrabandhu, 1990). Tipe pertama memiliki buah yang kecil dan aril yang tipis, tipe kedua adalah longan asli Thailand dengan nama lokal “lamyai”. Tipe ketiga memiliki buah besar dan biji yang kecil dengan nama lokal “lamyai kraloke”. Selain tiga varietas tersebut, masih ada varietas lainnya yaitu longepetiolulatus, obtusus dan magnifolius, tiga varietas terakhir adalah kerabat liar  (Huang, 1999).

Subspesies lainnya adalah subspesies malesianus, mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi buah komersial atau bahan untuk pemuliaan menjadi buah komersial, terutama varietas  malesianus dan echinatus. Hal ini disebabkan karena kedua varietas ini memiliki sifat toleran terhadap kondisi daerah katulistiwa. Subspesies malesianus merupakan subspesies asli asia tenggara dengan variasi terbesar ditemukan di Kalimantan yaitu terdapat kurang lebih 30-40 ras lokal (Leenhouts, 1971; van Welzen et al., 1988). Keragaman subspesies ini di Sarawak di Pulau Kalimantan memiliki didokumentasikan oleh Wong dan Gan (1992) dan Wong (2000). Berdasarkan karakter buah subspesies malesianus dibedakan menajdi 4 yaitu: Isau, Sau, Mata Kucing dan Kakus)

Subspesies Echinatus berbeda buahnya dengan malesianus, subspesies echinatus memiliki duri yang agak panjang, menyerupai rambutan. Subspesies ini ditemukan didaerah sabah, demikian juga kakus (van Welzen et al., 1988). Dengan banyaknya subspesies dan varietas akan banyak memberikan keuntungan, terutaman sebagai sumber genetik untuk perbaikan sifat tanaman genus Dimocarpus.

Sumber Gambar: luirig.altervista.org

Related Posts:

  • Model Spesiasi Myrtaceae Ada banyak model spesiasi yang merefleksikan kekuatan besar dalam proses spesiasi di alam seperti spesiasi geografis, spesiasi poliploidi, spesiasi… Read More
  • Habitus Myrtaceae Berupa pohon atau perdu, daun tunggal, bersilang berhadapan, pada cabang-cabang mendatar seakan-akan tersusun dalam 2 baris pada 1 bidang, kebanyak… Read More
  • Evolusi dan Keanekaragaman Rosaceae Evolusi famili rosaceae adalah dengan ditemukannya fosil tanaman ini 90 juta tahun yang lalu yang merupakan nenek moyang tanaman dikotil (Heywood, 20… Read More
  • Ekologi Rosaceae Secara ekologis, untuk semua tanaman yang tergolong famili Rosaceae yang dapat dikonsumsikan tumbuh pada daerah-daerah sub tropis dan d… Read More
  • Tata Nama Rosaceae Nama Ros berasal dari bahasa Latin yaitu Rhodia, dari bahasa Yunani yaitu Rhodon. Oleh Linnaeus dipublikasikan sistem klasifikasi Rosaceae dalam S… Read More

0 comments:

Post a Comment